Supaya Tak Kacau, Jangan Terlalu Sering Ubah UU Pemilu

Supaya Tak Kacau, Jangan Terlalu Sering Ubah UU Pemilu. Berbagai masalah teknis penyelenggaran pemilu,  tidak lepas dari perbedaan sistem dari yang berlaku sebelumnya.  Maka demi kelancaran pelaksanaan pileg dan pilpres di masa mendatang, sebaiknya sistem dan UU yang sudah ada tidak lagi-lagi diubah.

Demikian ujar Presiden SBY saat membuka Musyawarah Nasional III Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Acara berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu 29 April 2009.

“Yang harus dilakukan ya parpol 2004 kurang berhasil berjuang agar sekarang berhasil. Yang  kali ini belum berhasil, berjuang lagi agar ke depan berhasil. Itu demokrasi yang mapan, bukan UU-nya yang diubah-ubah,” ujar SBY seperti dikutip detikNews.

Pemilu Presiden mengingatkan setiap butir aturan pemilu yang diubah menuntut sosialisasi yang benar-benar optimal agar bisa terlaksana di lapangan. Baik kepada para kontestan pemilu, jajaran KPU selaku pelaksana pemilu, warga masyarakat calon pemilih, Bawaslu dan Panwaslu serta aparat penegak hukum.

Di negara demokrasi lainnya, tidak setiap kali melakukan perubahan sistem dan UU setiap kali Pemilu akan digelar. Sebab memang yang diperlukan bukan perubahan sistem dan UU, tapi justru membuat apa yang sudah ada menjadi lebih kuat.

“Saya berpesan pada semua janganlah terlalu sering  mengubah-ubah sistem dan UU. Mari ke depan kita seperti itu,” sambung SBY.

SBY menambahkan, peraturan perundang-undangan pelaksanaan pemilihan umum di negara lain juga tidak selalu berubah. Jika partai politik tidak mendapatkan hasil maksimal, kata SBY, yang harus dilakukan adalah berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang maksimal di pemilu lima tahun berikutnya.

“Bukan undang-undangnya yang harus diubah, demokrasi yang mapan ya seperti itu,” tambahnya.

Presiden juga mengajak para pemimpin untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwa kompetisi harus dilakukan dengan cara sehat. “Kompetisi boleh keras, tetapi hati harus dingin,” katanya.

Secara khusus, Presiden meminta segenap jajaran pemerintah kabupaten untuk menyukseskan rangkaian pemilu dalam kapasitas sebagai pejabat pemerintah.

“Bagi Saudara yang ingin menjalankan misi politik partai masing-masing ada peraturannya sudah diatur. Saya ingatkan jangan tinggalkan tugas pokok,” SBY mengingatkan. (Dian)

Sumber : http://hublu.demokrat.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=2179&Itemid=6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: