Prabowo Ahkirnya Melongo

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) belum mengumumkan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi calon presiden Megawati Soekarnoputri dalam Pilpres 8 Juli mendatang.
Continue reading

Advertisements

Mengawati Sukarno Putri Akhirnya Jomblo ?!

Mengawati Sukarno Putri Akhirnya Jomblo ?!. Peneliti senior Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, berpandangan, komunikasi politik yang dilakukan Partai Demokrat (PD) dengan PDIP membuka peluang terjadinya konstelasi politik baru.

Menurut Burhanuddin, setidaknya ada dua alasan yang bisa di kedepankan PDIP untuk membuka kemungkinan koalisi dengan PD dan mengusung duet SBY-Megawati.
Continue reading

Akhir Petualangan Sigid Haryo Wibisono?!

Akhir Petualangan Sigid Haryo Wibisono?!. Kasus dugaan keterlibatan Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen jelas skandal tingkat tinggi. Yang terlibat pun pemain kelas kakap pula. Salah satunya, Sigid Haryo Wibisono, bos Koran Merdeka.
Continue reading

Pembunuh Itu Bernama Satpam dan Debt Collector

Suatu hari, seorang perwira menengah kepolisian dari Mabes Polri menemui Eduardus Ndopo Mbete alias Edo. Pria 38 tahun itu mendapat order rencana pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnain (41 tahun). Nilai transaksi penghilangan nyawa dari perwira yang belakangan diketahui sebagai Komisaris Besar Williardi Wizar, mantan kepala Polres Jakarta Selatan, itu, Rp 500 juta.
Continue reading

Asal Muasal Penagkapan Antasari

Asal Muasal Penagkapan Antasari. Pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen dilakukan secara terencana dan melibatkan banyak pelaku. Antasari diduga sebagai aktor intelektual di balik pembunuhan tersebut sehingga ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Continue reading

PDIP dan Syekh Puji ?!

Apa Persamaan PDIP dan Syekh Puji ?!. Rasanya sulit mencari persamaan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Syekh Puji, pria asal Semarang, Jawa Tengah yang tiba-tiba tenar lantaran mengawini gadis belia usia 12 tahun, Lutviana Ulfah. Tapi tak ada yang tidak mungkin di dunia ini.
Continue reading

Supaya Tak Kacau, Jangan Terlalu Sering Ubah UU Pemilu

Supaya Tak Kacau, Jangan Terlalu Sering Ubah UU Pemilu. Berbagai masalah teknis penyelenggaran pemilu,  tidak lepas dari perbedaan sistem dari yang berlaku sebelumnya.  Maka demi kelancaran pelaksanaan pileg dan pilpres di masa mendatang, sebaiknya sistem dan UU yang sudah ada tidak lagi-lagi diubah.
Continue reading